Trip To Malang

Acara pengambilan gambar untuk tayangan program acara "Sang Juara" di studio B-Channel TV Jakarta (Senin, 18/6/2012) baru saja usai ketika undangan "Ashoka Changemakers School Summit" aku terima via email, bahagia sekali rasanya hatiku saat itu, kebahagianku itu tentu sangat beralasan. Pertama, setelah hampir setahun membina dan mendampingi siswa dalam kegiatan Sekolah Pembaharu Muda  hingga melahirkan seorang "Young Changemakers (YCM)" Ashoka Indonesia, kini giliran aku yang mendapatkan kesempatan untuk sharing pengalaman dan menimba pengetahuan dari teman-teman guru pembaharu dari berbagai daerah. Kedua, dalam acara tersebut akan aku akan menerima Award "Changemakers Teacher" dan yang ketiga, kegiatan tersebut di laksanakan di kota Malang, kota yang telah menorehkan sejarah bagi sekolahku sebagai juara nasional diajang porseni Madrasah beberapa tahun lalu.  Namun kebagaiaan itu tiba-tiba sirna setelah aku ingat deretan kegiatan yang mesti aku lakukan, dua hari lagi (Rabu, 20/6/2012) aku akan melaksanakan Walimatul khitan putra bungsuku Emir, dua hari berikutnya ( 22-23 Juni 2012) Aku harus ke Cimahi untuk bimbingan tesis,  pekerjaan rumahpun masih menumpuk, sementara kegiatan Changemakers School Summit dilaksanakan tanggal 25-26 Juni 2012, itu artinya aku harus berangkat hari Minggu tanggal 25 juni 2012.

Ditengah kebimbangan itu aku mendapat support dari isteriku hingga kuputuskan untuk berangkat, namun hingga H-1 keberangkatan (Sabtu, 23/6/2012) aku belum dapat tiket, mungkin karena musim liburan sekolah, tiket kereta api telah habis terjual. Dalam perjalanan pulang dari Cimahi, aku berkomunikasi dengan pihak Ashoka soal tiket keberangkatanku, Alhamdulillah.... akhirnya ada jalan keluar, berangkat ke Malang dengan pesawaat.Yups..... muantab lah.....

Super Delay
Jadwal keberangkatan pesawatku jam 09.45 wib, itu sebabnya sejak jam 6 pagi aku sudah meluncur ke Bandara Soetta dan sekitar jam 07.45an aku sudah tiba di bandara, sebuah jadwal yang ideal untuk untuk check in. Saat check in, petugas counter  memberi tahu bahwa pesawatku delay hingga jam 11an, halah.... kebiasaan banget, bakalan boring neh.  Sekitar jam 11an petugas mengumumkan bahwa pesawat belum datang (alamat tambah boring dah), sebagai konpensasi penumpang mendapat lunch box. Untungnya aku sudah persiapkan buku untuk kubaca saat dipesawat dan jaga-jaga ketika pesawat delay. Baru sekitar jam 12an petugas mengumumkan bahwa pesawat baru saja tiba dan butuh waktu sekitar 30 menit untuk persiapan sebelum berangkat.


Tiba di Bandara Abdurahman Saleh sekitar jam 2an,  kesempatan langka ini aku manfaat untuk menghirup udara kota Malang yang segar sambil minum di resto Bandara. Puas minum dan melepas lelah, aku bergegas menuju hotel tempat aku  menginap dengan taxi bandara. Surprise banget, rute yang aku lalui menuju hotel ternyata melewati bundaran pemkot Malang, hotel Sahid Montana, Stadion Gajayana dan dan jalan Ijen, lokasi ini mengingatkanku saat mendampingi siswa mengikuti Porseni Madrasah tingkat Nasional beberapa tahun lalu. Ba'da magrib aku dijemput panitia untuk makan malam  di "Ndezo Resto" dikawasan  jalan Taman Wilis sekaligus beramah tamah dengan pihak Ashoka dan guru-guru pembaharu dari berbagai daerah.


Guide Dadakan
Malam kedua, Aku,  Pa Martinus (Sidoarjo), Pa Iman (Gresik), Pa Muhammad (Jember) dan beberapa peserta lain sepakat untuk jalan-jalan menghirup udara malam Kota Malang, sedan Pa Martinus yang penuh sesakpun meluncur menuju Alun-alun Malang, ditengah jalan kami bingung kemana arah menuju alun-alun?, berbekal pengalaman mengunjungi kota Malang beberapa tahun lalu dan rute yang dilalui taksi kemarin, akhirnya aku menjadi guide menuju alun-alun.

Bernarsis ria di alun-alun Malang, dengan latar belakang Masjid Agung Malang
Alhamdulillah... perjalanan 4 hari 3 malam ke kota Malang, telah mengantarkan aku untuk mengenal lebih dekat  teman-teman guru pembaharu dari berbagai daerah, saling berbagi  pengalaman dan pegetahuan   tentang kegiatan masing-masing, dan telah menginspirasiku untuk berkarya lebih baik.
Terima kasih Ashoka,  Semoga dapat menjadi bekal  untuk melakukan perubahan.....

Salam Pembaharu.....





1 komentar: